Categories
Kesehatan Pemerintah

Mengenal KIS Pemerintah Yakni Kartu Indonesia Sehat

KIS – Kartu Indonesia Sehat yang sudah di berikan oleh pemerintah Indonesia bagi warganya yang membutuhkan. Pasalnya, kesehatan itu memang hak dari setiap orang yang ada di bumi ini. untuk bisa pemerintah mewujudkan adanya masyarakat yang sehat dan juga sejahtera ini, akhirnya pemerintah memulai agenda yang sejak lama ingin dilakukan yakni di tahun 1968. Dan utuk saat inilah pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan yang namanya kebijakan jelas dengan mengatur pemeliharaan kesehatan bagi seorang pegawai Negeri dn juga bagi kalian penerima pensiunan yakni PNS dan Abri. Ada juga bagi anggota keluarga yang berdasarkan pada keputusan Presiden Nomor 230 Tahun 1968 silam.

Kartu Indonesia Sehat

Mengenal Apa Itu Kartu Indonesia Sehat

KIS ini sendiri merupakan kartu yang telah di keluarkan oleh Presiden Joko Widodo beserta wakilnya pak Jusuf Kalla untuk membuat rakyat menjadi lebih sehat dan juga sejahtera. Pak presiden Joko Widodo ini juga menerbitkan KIS dengan KIP dan juga KKS yakni kartu Indonesia Pintar dan juga kartu Keluarga Sejahtera. KIS ini sendiri memiliki fungsi untuk bisa memberikan adanya jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan adanya pelayanan kesehatan secara gratis pastinya. Kartu ini sendiri menjadi sebuah pemograman yang memang bertujuan untuk bisa melakukan perluasan dari adanya program kesehatan yang sebelumnya itu yakni BPJS yang sudah sebelumnya telah di luncurkan oleh presiden sebelumnya yakni pak SBY atau pak Susilo Bambang Yudhoyono, tepat di tanggal 1 Maret 2014 silam.

Perbedaan yang terlihat dari BPJS dengan KIS , seperti :

  • KIS : berupa jaminan yang memang di peruntukan bagi masyarakat yang kurang mampu. BPJS : sebuah lembaga yang memang menyelenggarakan dalam mengelola jaminan kesehatan tersebut.
  • KIS : memang diperuntukkan bagi seseorang yang memang kondisi ekonominya memang lemah. BPJS :  jaminan yang di peruntukkan bagi setiap warga Negara Indonesia. Ntah itu yang mampu ataupun yang tidak mampu.
  • KIS : bisa dilakukan dimana saja, ntah klinik atau psukesmas dan rumah sakit yang ada di Indonesia ini. BPJS : diberlakukan untuk di klinik dan juga puskesmas yang memang telah terdaftarkan dimana saja.
  • KIS : selain di gunakan untuk pengobatan juga bisa di gunakan dalam melakukan adanya pencegahan. BPJS : bisa benar-benar di gunakan jika adanya kondisi kesehatan para anggotanya yang memang benar-benar untuk di rawat.
  • KIS : ini menjadi sebuah jaminan Kesehatan yang nantinya mendapatkan subsidi dari pemerintah. BPJS : penggunanya ini diwajibkan untuk melakukan pembayaran iuran di setiap bulannya dengan jumlah yang sudah di tentukan per kelasnya.

Prosedur Dari Pelayanan KIS Ini Sendiri

KIS ini sendiri menjadi sebuah bagian dari BPJS. Kartu Indonesia Sehat ini juga memiliki adanya prosedur pelayanan. Dimana di dalam prosedur pelayanannnya sendiri KIS ini memiliki sebuah prinsip yang memang sama dengan adanya jaminan kesehatan lainnya seperti halnya BPJS pun juga termasuk. Prosedur bagi kalian yang memang miliki KIS ini sendiri juga sudah lebih dulu mendatangi puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memang untuk melakukan sebuah pemeriksaan tahap awal.

Jika diawalnya memang kondisi penyakitnya ini harus mendapatkan pertolongan pertama yakni di tingkat lanjut, maka dalam hal ini puskesmas bisa memberikan surat rujukan untuk bisa mendapatkan adanya pelayanan kesehatan lanjutan seperti rumah sakit daerah. Akan tetapi, peraturan ini sediri tidak di berlakukan bagi pemilik KIS yang sedang dalam keadaan darurat. Lantas, bagaimana jika KIS ini memiliki kartu jaminan kesehatan pada ASKES, lalu Jamkesmas, BPJS, KJS , apakah ada masalah nantinya ?… dan untuk hal ini sendiri tidak ada sebuah masalah, dikarenakan adanya fasilitas dari ASKES ataupun BPJS sendirilah yang memang masih bisa untuk di pergunakan untuk mendapatkan adanya pelayanan kesehatan.

Jaminan Kesehatan Yang Mungkin Di Dapatkan Pada Masyarakat Lapisan Bawah

Nah, untuk Kartu Indonesia Sehat atau KIS ini memang menjamin serta memastikan adanya masyarakat yang kurang mampu untuk bisa mendapatkan sebuah manfaat pelayanan kesehatan seperti halnya yang sudah dilaksanakan melalui sebuah jaminan kesehatan nasional atau JKN yang langsung di selenggarakan oleh BPJS kesehatan. Jadi bagi kalian yang merasa pada masyarakat lapisan bawah ini.

Jumlah Masyarakat Awal Peresmian Dalam Mendapatkan KIS

Untuk pertama kali adanya wap sbobet launching KIS ini sendiri memang sudah di bagikan langsung ke masyarakat yang ada. Dimana, di dalam acara peresmian ini, KIS akan langsung di bagikan kepada 2.775 Jiwa dari data mengenai fakir miskin dan juga tidak mampu dan 50 orang diantaranya ini merpakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial atau lebih di kenal dengan PMKS. Dan dari 2,775 Jiwa ini setidaknya terlibat 600 kepala keluarga beserta adanya anggota keluarga lainnya.

Untuk tahapan awal ini memang hanya merekalah yang mendapatkan adanya KIS yakni keluarga yang memang langsung mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS. Lalu ada juga mengenai Simpanan Keluarga Sejahtera atau E-Money dan ada juga yang mengenai Kartu Indonesia Pintar. Dan disini juga ada yang dari PMKS, yang dimana ada 50 orang pada tahap launching ini memang sesuai di bagikan kepada PMKS yang sudah sesuai dengan adanya data yang sudah di berikan oleh kementrian social.

KIS Apakah Bisa Dalam Penggunaan Di Luar Daerah ?

Dalam hal ini para peserta KIS atau jaminan kesehatan nasional ini memang di bolehkan untuk memfasilitas kesehatan atau faskes ini yang nantinya akan bisa untuk di kunjungi dalam mendapati sebuah layanan kesehatan selama masih mengikuti adanya prosedur yang berlaku juga. Untuk peserta ini sendiri juga bisa kok memilih pada tingkatan pertama atau FKTP yang terdekat dari rumah kalian masing-masing.

Namun, bagaimana dengan para pengguna ini darurat untuk pergi keluar kota dan sesampainya disana mendapati kesehatan yang buruk dan harus merasakan adanya pelayanan kesehatan ? dan apakah masih terjamin terpakainya KIS ini sendiri ?

Tentu saja dalam hal ini kalian tidak perlu khawatir ataupun tidak perlu panic karena semuanya telah di atur pada UUD No 40, 2004 yang langsung mengatur mengenai adanya system jaminan social nasional atau SJSN dan juga UU No 24, 2011 yang mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau disebut dengan BPJS. Disini memang ada mengamanatkan dalam sebuah penyelenggaran program Jaminan Sosial untuk menerapkan 9 Prinsip dan salah satunya adalah Portabilitas.

Dari sinilah adanya Prinsip Portabilitas yang memang untuk di tujukan untuk meberikan sebuah jaminan yang memang berkelanjutan walau peserta nantinya berpindah pekerjaan ataupun adanya perpindahan tempat tinggal. Perlu kalian ingat juga bahwasannya pelayanan program KIS ini memang sudah berlaku di dalam negeri saja. Dan dari sinilah kalian bisa mengetahui lebih jelas tentang KIS itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *